PENGUJIAN AGREGAT SUNGAI MAMASA TABANG TERHADAP KUAT TEKAN BETON
Keywords:
Agregat,Sungai Mamasa Tabang, beton, Fc’, Mpa.Abstract
Salah satu sumber daya alam Kabupaten Mamasa yang sangat melimpah adalah batu dan pasir. Hal itu di sebabkan karena Kabupaten Mamasa secara geografis terletak di pegunungan yang berbatu serta dialiri sungai besar hingga terkecil yang menampung banyak batu dari yang terkecil hingga ukuran yang besar begitu pula dengan pasir yang bentuk dan teksturnya bervariasi. Untuk mengetahui karakteristik agregat sungai Mamasa Tabang serta hasil uji kuat tekan yang dihasilkan beton dengan menggunakan agregat sungai Mamasa Tabang maka dilakukanla pengujian ini. Penelitian dilakukan selama 3 bulan yaitu Juli s/d September 2022 mulai dari pengambilan sampel di sungai Mamasa Tabang hingga pengujian sampel. alat pengujian yaitu timbangan, oven, ayakan,vibrating sieve, kerucut abrams, mixer/molen, silinder, bak perendaman ,mesin kuat tekan. Sedangkan alat penunjang pekerjaan yaitu;kuas, baki,sekop,kanebo,penggaris, piknometer dan corong. Adapun bahan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu; agregat kasar, agregat halus, semen porlan dan air. Pengujian dilakukan beberapa kali yakni pengujian agregat dan pembuatan sampel berupa silinder dengan variasi hari 7,14 dan 28 hari serta menetapkan kuat tekan beton sebesar 25 Mpa dan nilai slump testnya 8 - 12 cm. Dari hasil pengujian yang dilakukan, untuk agregat dari sungai Mamasa Tabang memenuhi spesifikasi serta memenuhi kuat tekan rencana (f’c) 25 MPa atau setara K300 yang dihitung dengan metode SNI.Adapun nilai rata-rata kuat beton berturut-turut dari umur 7,14 dan 28 hari yang diperoleh dari penelitian ini adalah: Beton umur 7 hari =Fc’11,38 setara K 215; beton umur 14 hari Fc’16.50 setara dengan K230; beton umur 28 hari Fc’ 25.10 Mpa setara K308.12.






