Representasi Budaya Terhadap Lingkungan Dalam Film Dokumenter Semesta (Suatu Kajian Pendekatan Analisis Framing)

Authors

  • Abdul Rahman Saade Mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Universitas Fajar
  • Muhammad Asdar Pascasarjana Universitas Fajar
  • Yusmanizar Universitas Fajar

Keywords:

Budaya, Komunikasi Lingkungan, Framing, Dokumenter

Abstract

Film dokumenter dengan judul Semesta bercerita tentang tujuh tokoh di tujuh provinsi di Indonensiayang berusaha untuk memperlambat laju efek perubahan iklim yang sedang terjadi di bumi. Setiap tokoh dalam film dokumenter ini memiliki perspektif dan cara yang berbeda dalam menjaga alam Indonesia. Film ini menjadi salah satu film yang terseleksi di Suncine International Enviromental Film Festival (SIEFF) di Barcelona. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa representasi budaya dalam film dokumenter Semesta dengan metode analisis framing Robert N.Enmant. Hasil penelitian berdasar indikator analisis framing Robert N.Enmant yaitu pertama pendefinisian masalah (define problem) dalam indikator ini ditemukan bahwa permasalahan perubahan iklim ditunjukkan dengan data, teks, dan dialog dari para tokoh atau subjek film dokumenterSemesta. Kedua memperkirakan masalah atau sumber masalah (diagnose causes) ditunjukkan dengan penggambaran masyarakat yang kurang teredukasi akan lingkungan, kepentingan-kepentingan pembangunan infrastruktur yang tidak mempertimbangkan dampak lingkungan. Ketiga membuat keputusan moral (make moral judgement) hal ini ditunjukkan dengan kehadiran para subjek yang masih mempertahankan kearifan lokal dan adat istiadat yang melibatkan ritual serta dakwah untuk menjaga lingkungan. Kelima menekankan penyelesaian (treatment recommendation) ditunjukkan dengan pendekatan budaya dan kepercayaan kepada masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2024-02-01