STRATEGI KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI SEKOLAH DASAR NEGERI 032 PENAJAM
Keywords:
Kepemimpinan Transformasional, Kepala Sekolah, Kinerja Guru, Sekolah DasarAbstract
Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepemimpinan transformasional kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di Sekolah Dasar Negeri 032 Penajam. Kepemimpinan transformasional dipandang sebagai pendekatan yang relevan dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21, khususnya dalam mendorong profesionalisme, inovasi, dan komitmen kerja guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah dan guru. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta pengecekan keabsahan data melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan strategi kepemimpinan transformasional melalui empat dimensi utama, yaitu pengaruh ideal, motivasi inspirasional, stimulasi intelektual, dan pertimbangan individual. Strategi tersebut diwujudkan melalui penyusunan visi dan misi bersama, pemberdayaan guru melalui pelatihan dan komunitas belajar, pendampingan personal, serta penciptaan budaya kerja kolaboratif dan inovatif. Penerapan strategi ini berdampak positif terhadap peningkatan kinerja guru, yang terlihat dari peningkatan kualitas perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran aktif, kedisiplinan kerja, serta keterlibatan guru dalam kegiatan pengembangan sekolah. Faktor pendukung utama meliputi komitmen kepala sekolah, budaya sekolah yang kondusif, dan dukungan sarana prasarana, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu dan resistensi sebagian guru terhadap perubahan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan transformasional kepala sekolah berperan signifikan dalam meningkatkan kinerja guru dan mendukung implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar.









