EVALUASI KINERJA KONSTRUKSI WATER TREATMENT PLANT (WTP) SPAM PERDESAAN BERKELANJUTAN BERBASIS MATERIAL KAYU DAN BAJA DI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Keywords:
Water Treatment Plant, SPAM Perdesaan, Baja, Kayu Ulin, KeberlanjutanAbstract
Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja konstruksi menara WTP berbasis material kayu dan baja di Kabupaten Kutai Kartanegara. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif komparatif melalui analisis struktur menggunakan perangkat lunak SAP2000V26.3.0. Objek penelitian terdiri atas menara baja profil WF di Desa Perangat Baru dan menara kayu ulin di Desa Jembayan Dusun Tanjung Laong. Parameter yang dianalisis meliputi deformasi, gaya aksial, momen lentur, gaya geser, serta efektivitas penggunaan material. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua struktur masih memenuhi batas aman. Struktur baja memiliki deformasi maksimum 0.308 mm, gaya aksial -56.944 kN, momen lentur 3.239 kNm, dan gaya geser 2.342 kN. Struktur kayu ulin memiliki deformasi maksimum 0.18 mm, gaya aksial 6.124 kN, momen lentur 0.0620 kNm, dan gaya geser 0.180 kN. Material baja menunjukkan kekakuan dan kestabilan yang lebih baik, sedangkan kayu ulin memiliki keunggulan pada aspek keberlanjutan serta pemanfaatan material lokal. Kesimpulannya, baja lebih unggul dari sisi teknis struktur, sedangkan kayu ulin lebih mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah perdesaan. Pemilihan material perlu disesuaikan dengan kebutuhan teknis dan kondisi lokasi.









