Strategi Komunikasi Politik H. Irwan Sabri- Hermanus Sebagai Calon Kepala Daerah Kabupaten Nunukan Dalam Menarik Simpati Pemilih Pemula Pada Pilkada 2024
Keywords:
Komunikasi Politik, Simpati, Pilkada, Kepala DaerahAbstract
Penelitian ini mengkaji strategi komunikasi politik yang digunakan oleh H. Irwan Sabri dan Hermanus dalam kampanye Pilkada 2024, dengan fokus pada upaya mereka untuk melibatkan pemilih muda di Kabupaten Nunukan. Penelitian ini mengkaji proses komunikator politik merancang, menerapkan, dan menilai strategi untuk membangun kepercayaan dan memobilisasi kelompok pemilih ini. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, termasuk wawancara dengan tim kampanye dan pemilih pemula, serta observasi kegiatan kampanye, penelitian ini mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan strategi komunikasi saat ini dan menawarkan wawasan tentang bagaimana strategi tersebut dapat disempurnakan untuk mendorong partisipasi yang lebih besar dari pemilih muda yang terhubung secara digital. Penelitian ini menerapkan Teori Komunikasi Politik Middlaton, yang menekankan relevansi, adaptasi pesan, dan peran media dalam membentuk persepsi publik. Laporan ini menyoroti keberhasilan strategi ini dalam menciptakan kepercayaan dan keterlibatan di antara pemilih muda, tetapi juga menunjukkan kelemahan seperti pesan yang tidak konsisten dan jangkauan yang terbatas di luar platform digital. Makalah ini menyimpulkan bahwa meskipun strategi ini memiliki kelebihan, penyempurnaan lebih lanjut dalam konsistensi pesan dan integrasi media yang lebih luas sangat penting untuk memanfaatkan sepenuhnya potensi pemilih muda dalam pemilihan mendatang.









