Arsitektur Neo-Vernakular, Kabupaten Enrekang, Mall , Pelayanan Publik
Keywords:
Arsitektur, Kebahagiaan, Manifestasi, Taman, RekreasiAbstract
Kota Makassar menjadi salah satu kota di Indonesia dengan tingkat produktivitas yang cukup tinggi terutama di Kawasan Indonesia Timur. Menimbulkan berbagai permasalahan sosial seperti isu kesehatan mental. Maka dirancanglah taman rekreasi yang terletak di kota Makassar dalam upaya meminimalisir permasalahan kesehatan mental masyarakat. Produktivitas yang cukup tinggi, kepadatan penduduk, kemacetan, kebisingan, tumpukan sampah, dan permasalahan sosial lainnya yang menjadi pemicu meningkatnya kesehatan mental masyarakat kota Makassar tanpa adanya sarana yang mewadahi dalam melepas penat dan rehat sejenak. Berdasarkan hal tersebut, maka taman rekreasi dirasa perlu untuk di kota Makassar melalui manifestasi kebahagiaan dalam desain. Adapun tujuannya tidak lain adalah sebagai wadah rekreasi dan penyaluran stress (stress relief) masyarakat. Objek dirancang dengan memperhatikan aspek – aspek psikologis dengan mengedepankan unsur- unsur entertain bagi masyarakat kota Makassar. Perancangan ini menggunakan kajian-kajian literatur seperti studi komparasi dan studi tematik melalui kajian arsitektur kebahagiaan yang terbagi menjadi empat aspek, yakni ; warna, bentuk, kesan psikologis, dan pencahayaan. Hasil dari perancangan taman rekreasi ini berupa kawasan yang terinspirasi dari bentuk kupu-kupu yang melambangkan kebebasan dengan berbagai fasilitas-fasilitas yang mewadahi seperti area baca, area podium, ruang audio visual anak, instalasi seni, art space, arena trampolin, plaza, dan kafetaria pada bangunan utama yang berfungsi sebagai sarana rekreasi indoor dan perancangan landscape taman dengan ruang terbuka hijau, lapangan, playground, permainan, dan foodcourt untuk rekreasi outdoor



