DEPIRITISASI BATUBARA MENGGUNAKAN OKSIDATOR BESI (III) HASIL OLAHAN LIMBAH BESI
Abstract
Batubara merupakan bahan bakar fosil yang dapat dijadikan sebagai sumber bahan bakar alternatif pengganti bahan bakar minyak bumi dan gas alam yang sudah semakin menipis. Cadangan batubara di Indonesia, khususnya di Sulawesi cukup berpotensi, namun hingga saat ini belum dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar mengingat kandungan sulfurnya relatif tinggi yang dapat menyebabkan kerusakan pada alat pembakaran, dan dapat menimbulkan pencemaran lingkungan, kecuali terlebih dahulu dilakukan proses desulfurisasi sebelum pembakaran (precombustion). Penelitian ini bertujuan untuk mereduksi kandungan sulfur pirit dalam batubara sehingga memenuhi kriteria untuk dimanfaatkan sebagai salah satu bahan bakar industry. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mempelajari mekanisme dan kinetika depiritsasi batubara menggunakan oksidator feri sulfat, sebagai usaha meminimalisasi kandungan sulfur batubara tersebut, maka dilakukan penelitian Desulfurisasi Batubara Menggunakan Oksidator Besi (III) Hasil Olahan Limbah Besi. Penelitian desulfurisasi batubara asal Mallawa (Sulawesi) skala laboratorium dilakukan dalam sebuah reaktor (labu leher empat) dengan sistem semi batch, dilengkapi dengan sebuah kompressor, flowmeter, termometer dan pengaduk. Karakterisasi, analisis proximate dan ultimate batubara dilakukan mengikuti prosedur ASTM Standar. Analisis sulfur total dilakukan dengan metode esckha yang dikombinasi dengan spektrofotometer UV, sedangkan nilai kalor batubara diukur dengan alat bomb kalorimeter. Dari hasil per hitungan diperoleh nilai orde reaksi n = 1,771. Nilai ini ternyata tidak bulat tetapi pecahan yang menunjukkan bahwa reaksi depiritisasi dengan pereaksi besi (III) sulfat merupakan reaksi kompleks yang terdiri dari beberapa tahap reaksi. Hasil penelitian ini diperoleh persamaan kinetika depiritisasi batubara dengan pereaksi besi (III) sulfat pada suhu 90 oC, kecepatan pengadukan 930 rpm sebagai berikut : – rS = 6,741.10-2.CS(1,771)References
Aladin, A., Takdir Syarif., Lastri W., dan Rismawati R., 2010, “ Pengolahan Serbuk Limbah Besi Menjadi Besi (III): Tinjauan Kinetika Model Quasi Steady State “, Jurnal Reaktor, Vol. 13 No.2, Desember 2010, hal. 74-80.
Aladin, A., 2002, “Batubara Asal Sulawesi Antara Peluang dan Tantangan “, Jurnal Teknologi & Industri FAQIH, FTI-UMI Makassar Vol. 1, No. 2, hal. 95-98.
Aladin, A., Henny, A., dan Wiwin, S., 2002, “Studi Kinetika Desulfurisasi Batubara Menggunakan Besi(III) Sulfat Pada Temprature Kamarâ€, Prosiding Seminar Nasional Teknologi Proses
Kimia, 2002, UI Jakarta.
Aladin, A., Takdir Syarif., Rismawati., Asmuliyani, “ Pemanfaatan Limbah Besi Dalam Penanganan Limbah Sulfur Batubara “, Laporan Hibah Bersaing 2009.
Aladin, A., Sumber Daya Alam Batubaraâ€, 2011 Celik, M.S. and Yildirim, I., 2000, “A New Physical Process For Desulfurization of Low-Rank Coals†Journal of FUEL, Volume 79, Issue 13 , October 2000, pp. 1665-1669.
Demirbas, 2002, “Demineralization and Desulphurization of Coals via Column Froth Flotation and Different Methodsâ€, Journal of Energy Conversion & Management, Vol. 43, pp. 885-895.
Mukherjee, S. and Borthakur, P. C., 2001 “Chemical Demineralization / Desulfurization Of High Sulphur Coal Using Sodium Hydoroxyde And Acid Solutions†Journal of FUEL, Vol. 80, pp. 2037-2040.
Mukherjee, S. and Borthakur, P. C., 2004 “Demineralization of Subbituminous High Sulphur Coal Using Mineral Acids†Journal of Fuel Processing Technology, Volume 85, Issues 2-3 , 15 February 2004, pp. 157-164.
Novita, E., 2001, “Optimasi Proses Koagulasi Flokulasi pada Limbah Cair yang Mengandung Melanoidinâ€, Jurnal Ilmu Dasar, Vol-2, No. 1, 61 – 67.
Roesyadi, A. dan Aladin, A. 2005, “Karakterisasi, Desulfurisasi Dan
Deashing Batubara Asal Sulawesi Secara Flotasiâ€, Jurnal MEDIA TEKNIK edisi Februari 2005, Fak. Teknik UGM Yogyakarta
Ronnholm, M.R., Warna, J., Salmi, T., Turunen, I., Luoma, M, 1999, â€Oxidation Kinetics of Ferrous Sulfate over Active Carbonâ€, Ind. Eng. Chem. Res., 38, 2607 - 2614.
Syarif, T., 2007, Oksidasi Katalitik Fero Sulfat Menjadi Feri Sulfat Dengan Katalis MnO2, Disertasi S2 Teknik Kimia UGM Yogyakarta.
Syarif, T., 2007, “Pengaruh Kecepatan Putaran Pengaduk dan Laju Alir Udara Pada Proses Oksidasi Katalitik Fero Sulfat Menjadi Feri Sulfatâ€, Jurnal Teknologi & Industri FAQIH, Vol. 7, No.14
Setiyawati Yani., 2010, “ Sulphur Transformation During Pyrolisis of an Australian Ligniteâ€, Journal Coumbust Institute,
Setiyawati Yani., 2010, “ Fuel Pyriteâ€, Vol. 89, ISSN 0016 – 2361 Journal Coumbust Institute,





