Perancangan Pusat Seni Dan Budaya I Laga Ligo Di Kabupaten Luwu Dengan Pendekatan Arsitektur Neo Vernakular

Authors

  • Muhammad Rahul M. Andi Kanna Universitas Fajar
  • Tahang Panrita Universitas Fajar
  • Muhammad Lottong Makkaraka Universitas Fajar

Abstract

Perancangan Pusat Seni Dan Budaya I La Galigo Di Kabupaten Luwu Dengan Pendekatan Arsitektur  Dengan Pendekatan Arsitektur Neo Vernakular, Muh. Rahul M. A.di Kanna. Luwu merupakan salah satu kabupaten yang ada di Sulawesi Selatan yang memiliki berbagai macam kesenian, Khususnya seni yang berkaitan dengan aspek gerak tubuh dan suara seperti: seni tari, seni musik, dan seni teater sejarah I La Galigo, berbagai macam kegiatan kebudayaan yang selalu di sertai dengan berbagai jenis kesenian, diantaranya tradisi pementasan teater I La Galigo. I La Galigo adalah karya sastra kuno yang berasal dari Luwu, Sulawesi Selatan,yang menceritakan asal muasal kehidupan manusia di Bumi dan merupakan warisan nenek moyang masyarakat Sulawesi Selatan yang diwariskan secara turun-temurun melalui tradisi lisan dan dituliskan dalam bentuk syair. Dimana budaya I La Galigo menjadi bagian dari proses kehidupan dan budaya masyarakat KabupatenLuwu, Kesenian budaya I La Galigo juga tumbuh seiring perkembangan jaman, minat mengembangkan seni dan budaya I La Galigo di Kabupaten Luwu cukup tinggi, tapi tidak di dukung dengan adanya sarana yg cukup memadai. Oleh sebab itu diperlukan dengan adanya Gedung Pusat Seni dan Budaya I La Galigo di Kabupaten Luwu. Seiring berjalannya waktu dan perkembangan zaman, maka pedekatan yang di terapkan dalam desain objek Pusat Seni Budaya I La Galigo ini adalah arstektur neo vernakular. Terwujudnya objek ini dapat menjadi salah satu wadah yang tidak hanya merupakan tempat untuk pementasan seni dan budaya I La Galigo, tetapi juga menjadi gambaran tentang kebudayaan yang ada di Kabupaten Luwu. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data yakni berupa survey di lapangan yang bertujuan untuk mengetahui kondisi awal, potensi dan kendala sumber daya di wilayah tersebut.. Hasil dari perencanaan pusat seni dan budaya I La Galigo ini dapat menjadi sebuah icon Kabupaten Luwu yang tak hanya difungsikan sebagai sarana pertunjukan dan edukasi, tetapi juga di harapkan dapat meningkatkan kesadaran terutama masyarakat asli kabupaten luwu itu sendiri agar tidak melupakan tradisi dan kebudayaan I La Galigo yang dimiliki selama ini. Hal ini merupakan sebuah wujud untuk melestarikan, mengembangkan dan memperkenalkan seni dan budaya I La Galigo Kabupaten Luwu kepada masyarakat luas.

Downloads

Published

2024-12-25

How to Cite

Rahul M. Andi Kanna, M., Panrita, T., & Lottong Makkaraka, M. (2024). Perancangan Pusat Seni Dan Budaya I Laga Ligo Di Kabupaten Luwu Dengan Pendekatan Arsitektur Neo Vernakular. Journal Gammara, 5(2), 41–48. Retrieved from https://journal.unifa.ac.id/index.php/gammara/article/view/1013