Fear Of Missing Out (FOMO) dan Strategy Flash Sale Tiktok Shop Terhadap Impulsive Buying Generasi Z di Kota Singaraja
DOI:
https://doi.org/10.47354/manor.v8i1.1352Abstract
Pesatnya perkembangan social commerce seperti TikTok Shop mendorong fenomena belanja tidak terencana pada konsumen muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Fear of Missing Out (FOMO) dan Strategy Flash Sale terhadap Impulsive Buying pada Generasi Z di Kota Singaraja. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner daring kepada 100 responden Generasi Z pengguna TikTok Shop yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), dan koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, Fear of Missing Out (FOMO) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Impulsive Buying. Demikian pula, Strategy Flash Sale secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Impulsive Buying. Secara simultan, kedua variabel independen tersebut terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap Impulsive Buying pada Generasi Z di Kota Singaraja. Temuan ini mengindikasikan bahwa kombinasi kerentanan psikologis berupa rasa cemas tertinggal tren serta stimulasi promosi berbatas waktu menjadi pemicu utama perilaku pembelian impulsif pada platform e-commerce.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Kadek Pujayanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







