STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN NYONK FASHION DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN DI KABUPATEN TAKALAR
Keywords:
Strategi Komunikasi Pemasaran, Pemasaran Offline, UMKM Fashion, Peningkatan PenjualanAbstract
Persaingan usaha di sektor fashion yang semakin ketat menuntut pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menerapkan strategi komunikasi pemasaran yang tepat guna meningkatkan penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan oleh Nyonk Fashion dalam meningkatkan penjualan di Kabupaten Takalar serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pemilik usaha dan karyawan, observasi langsung terhadap aktivitas pemasaran, serta dokumentasi pendukung. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nyonk Fashion lebih mengutamakan strategi komunikasi pemasaran berbasis offline, seperti promosi langsung di toko, partisipasi dalam bazar UMKM, pemasangan spanduk, serta komunikasi tatap muka dengan konsumen yang dinilai efektif sesuai karakteristik masyarakat Kabupaten Takalar. Pemasaran online melalui media sosial dimanfaatkan sebagai strategi pendukung. Faktor pendukung meliputi lokasi usaha yang strategis, kualitas produk, dan pelayanan yang ramah, sedangkan faktor penghambat meliputi persaingan usaha yang ketat, keterbatasan sumber daya manusia, dan jangkauan promosi yang terbatas.
References
Astuti, N. (2020). Penerapan Model AIDA dalam Promosi Produk Pakaian pada Toko Busana Muslimah di Maros.
Assauri, S. (2013). Manajemen Pemasaran. Jakarta: Rajawali Pers. Belch, G. E., & +9Belch, M. A. (2018). Advertising and Promotion: An
Integrated Marketing Communication Perspective. McGraw-Hill. Bleier, A., et al. (2019). Omnichannel Consumer Behavior Perspective. Cutlip, S. M., & Center, A. H. (2010). Effective Public Relations. Prentice Hall.
Devito, J. A. (2011). The Interpersonal Communication Book. Pearson. Effendy, O. U. (2003). Ilmu Komunikasi: Teori dan Praktek. Remaja Rosdakarya.
Faradella, R. (2020). Brand Engagement melalui Omnichannel dan AISAS.
Fitriani. (2020). Strategi Komunikasi Pemasaran dalam Meningkatkan Daya Saing Usaha Butik Lokal di Makassar.
Hidayat. (2022). Pengaruh Promosi Tatap Muka terhadap Citra Merek dan Keputusan Pembelian Konsumen pada Produk Fashion Lokal.
Kang, J. (2019). Omnichannel Marketing Strategy in Digital Era.
Kotler, P., & Armstrong, G. (2018). Principles of Marketing. Pearson Education.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management. Pearson Education.
Lestari. (2021). Penerapan Strategi Komunikasi Personal Selling pada Toko Fashion “Mona Style” di Kabupaten Takalar.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative Data Analysis. SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Ningsih. (2023). Peran Komunikasi Pemasaran Terpadu (IMC) dalam Mengembangkan UMKM Fashion di Era Digital.
Payne, A., et al. (2017). Customer Data Integration and Omnichannel Strategy.
Putri. (2022). Analisis Efektivitas Pemasaran Offline terhadap Loyalitas Pelanggan di Toko Busana Srikandi Makassar.
Rahmadani. (2021). Pengaruh Strategi Pemasaran Offline terhadap Keputusan Pembelian Konsumen pada UMKM Fashion di Gowa.
Rogers, E. M. (2003). Diffusion of Innovations. Free Press.
Shimp, T. (2010). Integrated Marketing Communications in Advertising and Promotion. South-Western Cengage Learning.
Tjiptono, F. (2015). Strategi Pemasaran. Andi Offset.
Wolny, J., & Charoensuksai, N. (2019). Consumer Decision-Making in Multichannel Retailing.