Etika Profesi Akuntan Berbasis Getteng, Lempu, Ada Tongeng Dalam Meminimalisir Tindakan Creative Accounting

Authors

  • Fadli Alif Reskiawan Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar
  • Muh. Wahyuddin Abdullah Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar
  • Suhartono Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar Email

DOI:

https://doi.org/10.47354/aaos.v4i1.423

Keywords:

Etika Profesi Akuntan, Getteng, Lempu, Ada Tongeng, Creative Accounting

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui mengenai pengaruh penerapan etika profesi akuntan dalam hal ini adalah prinsip integritas, kompetensi, dan juga profesionalitas yang diperkuat dengan penerapan budaya getteng (teguh akan pendirian), lempu (jujur dalam berkata) ada tongeng (bersungguh-sungguh) dalam meminimalisir terjadinya tindakan creative accounting.

Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Data primer yang diperoleh secara langsung dari sumber asli dan data sekunder yang diperoleh melalui dokumen-dokumen atau arsip-arsip perusahaan berupa laporan keuangan dan data-data lain terkait dengan perusahaan Makassar New Port. Informan dalam penelitian ini adalah Asman Akuntansi dan juga Senior Officer Manajemen Risiko Divisi Keuangan Dan Umum. Hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa penerapan etika profesi akuntan dan nilai-nilai dalam budaya getteng, lempu, ada tongeng merupakan hal yang sangat diperlukan dalam pembuatan laporan keuangan secara wajar dan efektif dalam meminimalisir tindakan creative accounting pada proyek Makassar New Port Pt Pelindo IV persero. Implikasi dari penelitian ini dengan diimplementasikannya prinsip dalam etika profesi akuntan dan nilai-nilai dalam budaya getteng, lempu, ada tongeng dapat menjadikan seorang akuntan dapat membuat laporan keuangan secara wajar atau dapat dipercaya dan juga dapat menjadikan karyawan perusahaan terhindar dari tindakan fraud yang merugikan perusahaan.

 

Downloads

Published

2022-09-01