PENGARUH CANGKANG KEMIRI SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON

Authors

  • Erniati Erniati Prodi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Fajar, Jl. Prof. Abdurrahman Basalamah no. 101, Makassar, 90231
  • Selpedi Selpedi
  • Ambo Upe
  • Erdawaty Erdawaty

Abstract

Teknologi konstruksi beton diarahkan bersifat berkelanjutan dan ramah lingkungan. Limbah cangkang kemiri sebagai pengganti agregat kasar campuran beton diketahui bahwa cangkang kemiri memiliki tekstur yang keras sehingga kemungkinan dapat digunakan sebagai pengganti agregat kasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh limbah cangkang kemiri sebagai pengganti agregat kasar terhadap sifat fisik (slump test, bleeding, segregation, berat isi) dan sifat mekanik (kuat tekan dan kuat tarik belah) beton yang menggunakan cangkang kemiri sebagai material pengganti agregat kasar. Variasi penelitian adalah variasi persentase cangkag kemiri pada campuran beton yakni sebesar 0%, 25%, 50%, 75% dan 100% terhadap volume agregat kasar pada campuran beton. Jumlah benda uji masing-masing 5 buah setiap variasi. Pengujian sifat mekanik beton (kuat tekan dan kuat tarik belah)  dilakukan pada umur 28 hari. untuk uji kuat tekan beton, dan 28 hari untuk kuat tarik belah beton serta berat isi beton. Beton yang menggunakan cangkang kemiri sebagai pengganti agregat kasar mengalami penurunan kuat tekan pada sampel BC-25, BC-50, BC-75, BC-100 berturut-turut sebesar 11,72 MPa (37,71%); 15,54 MPa (50,00%); 18,35 MPa (59,02%); dan 18,85 MPa (60,66%) dari kuat tekan BN sebesar 31,08 Mpa. Beton yang menggunakan cangkang kemiri sebagai pengganti agregat kasar mengalami penurunan kuat tarik belah pada sampel BC-25, BC-50, BC-75, BC-100 berturut-turut sebesar 0,95 MPa (28,70%); 1,21 MPa (36,56%); 1,27 MPa (38,37%); dan 1,40 MPa (42,30%) dari kuat tarik belah BN sebesar 3,31 MPa. Menurunnya nilai berat isi, kuat tekan dan kuat tarik belah sangat dipengaruhi oleh bertambahnya persentase cangkang kemiri pada beton.

Downloads

Published

2018-05-11

Issue

Section

Articles