KEBERADAAN PRAMUWISATA ILEGAL DI BALI

Authors

  • Fransiska Fila Hidayana
  • Fatrisia Yulianie
  • Catharina Elmayantie

Keywords:

keberadaan, Pramuwisata Ilegal, Pariwisata, Bali

Abstract

Artikel ini adalah tentang keberadaan pramuwisata ilegal di Bali. Artikel ini bertujuan untuk membahas kesenjangan antara das solen dan das sein, yaitu adanya kesenjangan antara peraturan dengan kenyataan atau dengan fakta hukum, dan adanya situasi ketidaktahuan yang dipelajari untuk memenuhi kepuasan akademik, terutama mengenai pramuwisata ilegal di Bali. Penelitian ini menggunakan penelitian hukum empiris, yang merupakan pendekatan masalah dengan memeriksa masalah-masalah yang muncul dalam kenyataan di lapangan dan kemudian dihubungkan dengan regulasi hukum dan teori-teori hukum yang ada. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada pelanggaran kode etik pariwisata seperti pramuwisata yang tidak memiliki kartu identitas pramuwisata, tidak memiliki sertifikat pengetahuan budaya Bali, dan warga negara asing menjadi pramuwisata yang tidak sesuai dengan peruntukkan visa. Ini karena faktor ekonomi, anggapan bahwa keterampilan lebih penting daripada pendidikan atau pelatihan pariwisata, tidak tahu birokrasi pengurusan KTTP, masih ada kekurangan pramuwisata lokal yang bisa berbahasa Mandarin dan Rusia, dan sanksi yang kurang ketat. Sebagai saran, ada kebutuhan untuk sosialisasi, pelatihan intensif, membentuk tim khusus untuk memberantas warga negara asing yang bekerja sebagai pramuwisata ilegal dengan melibatkan para pemangku kepentingan yang relevan, dan perlu sanksi tegas.

Downloads

Published

2021-01-30